THQ Nordic dan Grimlore Games memamerkan cuplikan terbaru Titan Quest II di Future Games Show: Summer Showcase 2025. Cuplikan berdurasi hampir lima menit itu memamerkan ragam skill, sistem modifier, serta kamera yang kini lebih lebar—membuat pertarungan terasa modern tanpa meninggalkan ciri hack-and-slash klasik seri pertamanya.
Lead Systems Designer Balint Marczin menegaskan kembali janji paling lantang: “Tidak akan ada mikrotransaksi—selamanya.” Konten tambahan akan hadir sebagai DLC berbayar, dan hanya setelah versi 1.0 dirilis.
Di sela presentasi, publisher mengonfirmasi jadwal Early Access. Penundaan inidemi memastikan kualitas optimal sekaligus menyempurnakan fitur baru seperti dunia yang lebih terbuka dan sistem pertarungan dinamis. Rilis penuh dijadwalkan menyusul di PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X|S. Versi PC juga akan tersedia di GOG.
Bila menengok ke belakang, Titan Quest II pertama kali diumumkan pada THQ Nordic Digital Showcase 2023. Sejak awal, proyek ini dipromosikan sebagai sekuel yang menggabungkan dua mastery—ciri khas Titan Quest—dengan kebebasan membangun hero yang lebih dalam. Loot biasa bisa “naik pangkat” menjadi senjata unik, sementara musuh kini membentuk faksi yang saling bersinergi.
Menariknya, Grimlore Games memilih Unreal Engine 5 sebagai fondasi. Mesin ini memungkinkan lingkungan dunia terbuka, siklus siang-malam penuh, serta detail mitologi Yunani yang lebih hidup. Studio juga menyiapkan tiga mode: kampanye tunggal, co-op, serta PvP daring.